Sabtu, 30 Mei 2020

Upaya Mengurangi Kelelahan Dalam Uji Kompetensi Keahlian Otomotif Di Sekolah Menengah Kejuruan Dengan Uji Model Tidak Kontinyu

Abdurrahman, Abdurrahman (2015) Upaya Mengurangi Kelelahan dalam Uji Kompetensi Keahlian Otomotif di Sekolah Menengah Kejuruan dengan Uji Model Tidak Kontinyu. Upaya Mengurangi Kelelahan dalam Uji Kompetensi Keahlian Otomotif di Sekolah Menengah Kejuruan dengan Uji Model Tidak Kontinyu, 21 (1). pp. 53-69. ISSN 02152673

Download Article Berjudul Upaya Mengurangi Kelelahan Dalam Uji Kompetensi Keahlian Otomotif Di Sekolah Menengah Kejuruan Dengan Uji Model Tidak Kontinyu

Article ini ditulis atau dipublikasikan oleh Abdurrahman, Abdurrahman (2015) Upaya Mengurangi Kelelahan dalam Uji Kompetensi Keahlian Otomotif di Sekolah Menengah Kejuruan dengan Uji Model Tidak Kontinyu. Upaya Mengurangi Kelelahan dalam Uji Kompetensi Keahlian Otomotif di Sekolah Menengah Kejuruan dengan Uji Model Tidak Kontinyu, 21 (1). pp. 53-69. ISSN 02152673 pada tahun 2015
  • Judul Article: Upaya Mengurangi Kelelahan Dalam Uji Kompetensi Keahlian Otomotif Di Sekolah Menengah Kejuruan Dengan Uji Model Tidak Kontinyu
  • Jenis file: Article
  • Dalam Divisi: Badan Penelitian dan Pengembangan , Pusat Kurikulum dan Perbukuan
  • Diupload pada tanggal: 09 Mar 2017 03:09
  • Terakhir Update pada tanggal: 09 Mar 2017 03:09

Abstract Buku

Penelitian ini bertujuan menemukan strategi bagaimana suasana ujian tidak mencekam dan menemukan model manajemen pelaksanaan uji kompetensi yang dapat mengurangi kelelahan siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan research anddevelopment. Penelitian diawali dengan penelitian pendahuluan dan dilanjutkan dengan diskusi kelompok terarah atau focus group discussion untuk penyempurnan model. Penyempurnaan model diawali dengan perbaikan model I menjadi model II, dan diakhiri dengan validasi model II oleh para pakar dan praktisi. Terdapat dua produk dalam penelitian ini, yaitu: 1) Panduan penilaian menjadi asesor yang menyenangkan dan 2) Uji kompetensi model tidak kontinyu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 10 penilai model, empat orang penilai menyatakan sangat layak sekali, empat orang penilai menyatakan sangat layak, dan dua orang penilai menyatakan layak. Berdasarkan penilaian tersebut dapat disimpulkan bahwa model temuan penelitian ini sangat layak diterapkan di SMK. Faktor ketenangan siswa dan bebas dari rasa takut dalam mengerjakan uji kompetensi perlu diperhatikan, dengan cara siswa perlu diberi jeda istirahat setelah selesai mengerjakan satu tugas.

DOWNLOAD

Jika menemukan link download Upaya Mengurangi Kelelahan Dalam Uji Kompetensi Keahlian Otomotif Di Sekolah Menengah Kejuruan Dengan Uji Model Tidak Kontinyu yang mati/tidak berfungsi, silahkan tulis di kolom komentar, kami akan memperbaikinya. Terimakasih

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

RepoDikbud

Buku-buku Digital tentang Dunia Pendidikan yang dapat Anda download secara GRATIS.




Contact Us

Nama

Email *

Pesan *